Segera Lindungi Bisnis Anda

30 October 2016

Di usia produktif, banyak anak muda yang merambah ke dunia wirausaha. Entah sekedar mencoba peruntungan atau langkah mewujudkan cita-cita. Keren! Masih muda sudah mulai berbisnis. Katanya mereka yang berani berbisnis adalah mereka yang berani mengambil resiko. Eits, sebetulnya resiko bisa diminimalisir loh! Dengan apa? Dengan kehadiran hukum. Maksudnya gimana tuh?

Ibu saya termasuk tipikal orang tua yang lebih mendukung anaknya menempuh jalur professional. Ketika sudah memiliki cukup modal dan ingin mulai berbisnis dengan berinvestasi pada ide bisnis kedai kopi seorang teman sekantor, Ibu langsung bereaksi, “Jangan, nanti uangnya dibawa kabur”. Terima kasih mama mengingatkan, tapi kembali pada meminimalisir resiko, ketidakjelasan penggunaan uang yang saya masukan ke bisnis kawan itu bisa dicegah dengan kehadiran surat perjanjian/ kontrak. Sebelum sepakat menyetorkan uang, saya membuat kontrak kerja sama yang mengatur berapa bagian keuntungan saya atas modal yang disetorkan. Jika tidak tercapai, langkah apa yang bisa diambil. Sebatas mana tanggung jawab saya dengan menyetorkan modal, apakah pasif atau ikut mengelola kedai. Dengan adanya Kontrak, saya dan dia sudah sama-sama tahu apa saja hak dan kewajiban masing-masing, sehingga tidak ada yang “kabur” alias tidak jelas atau beda pemahaman lagi.

Saya yakin masih banyak di antara kita yang menjalankan usaha bersama teman (partneran) atas dasar saling percaya saja. Kepercayaan (trust) memang pondasi hubungan bisnis, namun pondasi harus diperkuat dengan kehadiran Kontrak. Tanpa Kontrak, orang akan lebih mudah melanggar apa yang seharusnya tidak ia lakukan, karena tidak ada bukti untuk menuntut hak. Memulai sesuatu pasti penuh optimisme, tapi kalau ternyata rugi? Sejauh mana kita ikut terseret, itu semua harus ditegaskan dan dijelaskan di depan, dengan Kontrak.

Banyak kisah di sekitar kita memperlihatkan bagaimana usaha yang tengah sukses bubar. Setelah diteliti, ternyata ketika membangun dulu tidak diatur dalam kontrak. Kalau sudah dinyatakan tertulis dalam Kontrak, jalannya hubungan bisnis pun akan lebih smooth. Ada apa-apa tinggal merujuk pada kontrak. Kalau kaya begitu, tinggal focus how to run the business, gak dipusingin lagi sama janji-janji yang tak pasti. Usaha di bidang apapun: IT, katering, fashion, agency, media, retail. Semua perlu kontrak, semua harus dilindungi.

Bagaimana membuat kontrak yang melindungi hak-hak Anda? Sekarang sudah ada buatkontrak.com. Tinggal sebut perlu Kontrak apa, bagaimana kehendak Anda, dalam waktu selambat-lambatnya 7 hari, konsultan hukum kami akan menyiapkannya untuk Anda. Biayanya? Hanya Rp 1 juta per dokumen (maksimal 10 halaman) bahasa Indonesia dan Rp 2 juta untuk bahasa Inggris.
Anda bisa mengakses jasa kami secara online melalui http://www.buatkontrak.com
Praktis, mudah, murah. Yang terpenting #MelindungiBisnisAnda