Bentuk Organisasi

HIPMI adalah organisasi independen non partisan. HIPMI bukan merupakan underbouw dari organisasi manapun.

 

Struktur Organisasi

Stuktur Organisasi HIPMI berada di tingkat pusat maupun daerah. HIPMI menetapkan adanya Badan Pengurus Pusat yang berkedudukan di Ibukota Negara, Badan Pengurus Daerah berkedudukan di Ibukota Provinsi, dan Badan Pengurus Cabang berkedudukan di Ibukota Kabupaten/Kota. Hingga saat ini HIPMI telah ada di 33 propinsi di Indonesia dan memiliki 274 Badan Pengurus Cabang. Seiring dengan otonomi daerah dan pemekaran, HIPMI terus berkembang agar dapat terwakili di seluruh Indonesia.

 

Keanggotaan

Ketentuan organisasi menetapkan dua jenis keanggotaan. Status sebagai Anggota Biasa bagi mereka yang berusia 18 – 40 tahun. Sedangkan bagi mereka yang telah melewati usia di atas 40 tahun statusnya menjadi Anggota Luar Biasa, akrabnya sering disebut sebagai para Senior. Keanggotaannya bersifat terbuka bagi siapa saja yang memiliki usaha.

Hingga saat ini, jumlah anggota HIPMI di seluruh Indonesia mencapai + 25.000 pengusaha dengan mayoritas bergerak di sektor UKM.

Potensi kaum muda yang bisa dicetak menjadi pengusaha muda – usia antara 20 - 41 tahun – menurut data BPS sekitar 70 juta jiwa. Jika 10% nya saja terjun ke dunia usaha dengan masing-masing menciptakan 5 lapangan pekerjaan, maka sekitar 7 juta pengusaha akan lahir dan dapat berpotensi membuka lapangan pekerjaan bagi 35 juta jiwa.

 

Jenis Usaha Anggota

  • Perkebunan, Pertanian, Kehutanan dan Perikanan
  • Pertambangan
  • Industri Kimia, Industri Elektronika, Industri Suku Cadang otomotif, Industri Furniture
  • Pariwisata
  • Jasa Konstruksi Sipil, dan Mekanikel.
  • Jasa Konsultansi
  • Jasa Pengadaan
  • Jasa Keuangan
  • Distributor
  • dan jasa – jasa lainnya